me

me

Rabu, 25 Juni 2014

The Ripple Effect #1

Dulu waktu sekolah di Jogja, aku pengen berbuat sesuatu buat Pemalang, iya kabupaten gedhe di jawa tengah yang banyak orang ngira itu di Jawa Timur (baca: Malang). Lahirlah Youth Developer Forum - Yodefo sebagai turning point pertama perjalanan karir buat jadi PNS Internasional yang kerja di kantor pusat PBB New York sana, atau kerja lapangan di Unicef boleh juga. Meskipun "batu" yang kecil ini belum bisa mencapai grand missions-nya, seenggaknya kegiatan di organisasi ini sebagai asahan dalam rangka pemantasan diri. Selain itu, aku juga percaya kalau batu yang udah aku cemplungkan kedalam air itu, akan menimbulkan gelombang-gelombang air riak sesudah momentum, bahasa kerennya The Ripple Effect -One small change, can create a bigger wave and have an enormous impact even more-.

Tapi karena banyak inspirasi ide dari temen-temen Jogja tentang even pemuda yang bakal dibuat di Pemalang, yang memang asik dan pas diorganisir di Jogja, jadi kebanyakan hasil dari programnya gak sesuai harapan dan perkiraan karena akomodasi dan transportasi juga perilaku pemuda n masyarakat Pemalang yang beda dengan anak-anak Jogja tentunya. Nevermind, Banyak cerita dan pengalaman yang aku udah didapat dari yodefo dkk.

Sekarang, udah di Malaysia, pengen banget berbuat sesuatu buat Indonesia, bukan buat Pemalang aja, atau Jogja aja, atau Ternate aja, tapi Indonesia. Pemikiran atau mindset anak-2 dari Indonesia bukan lagi si A dari Pekalongan, atau si B dari Tegal, tapi temen-temen itu jadi satu Indonesia, yang mempresentasikan Indonesia di mata mahasiswa dan dosen dari berbagai negara. Tambah semangat buat aktif lagi nulis ngisi kolom Optimistic Asean sebagai turning point kedua buat main di level selanjutnya, apalagi semester ini aku belajar banyak dari Prof. Jamal Badi di kelas Creative Thinking and Problem Solving-nya, selain itu juga belajar banyak praktekin brainstorming dan war strategy buat ngedapetin massa dan market yang gedhe semenjak aktif di TEDx Community di KL dari tahun lalu sampai sekarang buat ngisi waktu luang di luar kampus.

Apadaya, manajemen jarak jauh buat mengkoordinir volunteer di indonesia gak efektif. Tapi aku percaya, banyak caranya berkontribusi buat Indonesia. Yang terpenting, bisa mengubah diri sendiri dulu jadi lebih baik dari hari kehari, baru bisa mengubah dunia. The Ripple effect.

That's it from me for today. (^^^)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar